Potensi Usaha Sampingan

Mendulang rupiah dari usaha sampingan dalam beternak unggas

superworms__30630_zoomTidak banyak peternak yang mengetahui bahwa unggas bukan hanya dapat menghasilkan keuntungan dari produksi daging dan telur semata. Cukup banyak peluang yang berpotensi untuk menghasilkan keuntungan tambahan, yang seringkali diabaikan karena dianggap kecil hasilnya. Dari penelitian kami, dengan memaksimalkan potensi tambahan ini bukan saja dapat memberikan keuntungan finansial yang tidak sedikit, namun juga dapat memberikan keuntungan lain berupa perbaikan sanitasi, mengurangi terjangkitnya penyakit serta dapat mengurangi biaya-biaya pemeliharaan. Jika pemeliharaan unggas ini dilakukan dengan manajemen baru yang terintegrasi, akan sangat membantu perekonomian masyarakat di saat-saat sulit ini.

Berikut ini adalah sistem pemeliharaan terpadu untuk menghasilkan keuntungan berlipat :

1. Pemeliharaan unggas ( misal ayam pedaging atau petelur ) secara reguler namun dengan penggunaan bakteri fermentasi semacam EM-4 yang disemprotkan ke kotoran dan semua area kandang termasuk ayamnya sendiri. Hindari penggunaan antibiotik, karena antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat, tetapi juga dapat membunuh bakteri baik. Kotoran yang terfermentasi akan berubah menjadi lebih kering dan remah ( seperti pasir ) dan merupakan pupuk yang berkualitas tinggi. Proses fermentasi menghasilkan panas yang dapat mematikan beberapa bakteri dan virus yang merugikan. Dampaknya adalah area kandang akan lebih bersih, sehat dan dapat memacu produksi unggas setinggi mungkin.
Potensi usaha : Penjualan pupuk kandang.

2.Seringkali dalam kotoran yang telah terfermentasi akan muncul ulat kandang dalam jumlah yang cukup banyak. Perlu diketahui, ulat kandang dikenal sebagai pakan burung yang baik dan berharga cukup mahal di pasar ( lebih mahal daripada ulat hongkong ). Jika perlu kita dapat membeli ulat kandang yang digunakan sebagai bibit dan membiakkannya secara tersendiri menggunakan kotoran ayam sebagai medianya dan ditambah sisa makanan / sayur. Ulat kandang ini dapat juga diberikan sebagai pakan tambahan untuk ayam yang dapat memberikan tambahan protein yang cukup tinggi sehingga dapat mengurangi prosentase pakan komsentrat yang mahal, sehingga dapat menurunkan biaya pakan.
Potensi usaha : Penjualan ulat kandang sebagai pakan burung berkicau.

3. Bekas kotoran yang telah terfermentasi dengan baik atau bekas media ulat kandang dapat digunakan sebagai pupuk bokashi yang berkualitas tinggi.
Potensi usaha : Penjualan pupuk bokashi.

4. Kotoran yang telah terfermentasi dapat juga digunakan sebagai media pembiakan cacing tanah jenis lumbricus yang berharga ratusan ribu rupiah per kilogramnya. Bekas media pemeliharaan cacing (kascing) terkenal sebagai pupuk berkualitas tinggi. Cacing tanah yang berprotein tinggi ini juga dapat digunakan sebagai pakan tambahan untuk ayam.
Potensi usaha : Penjualan cacing tanah dan pupuk kascing.

5. Hasil sampingan berupa pupuk kandang, ulat kandang, atau cacing juga sangat berguna untuk beternak ikan ( lele, gurami, dll. ). Pupuk kandang dapat digunakan sebagai dasar kolam dengan maksud untuk memupuk dasar kolam dan memacu pertumbuhan ganggang sebagai makanan ikan, sedangkan ulat kandang dan cacing dapat digunakan juga sebagai pakan tambahan untuk ikan.
Potensi usaha : Penjualan ikan.

6. Pupuk kandang juga dapat dimanfaatkan sendiri untuk sarana bertanam sayuran organik atau tanaman hias dengan sistem vertikultur ( penanaman sistem vertikal ) yang sangat menghemat lahan dan dapat dilakukan di halaman rumah.
Potensi usaha : Penjualan tanaman hias atau sayuran organik.

Jadi, janganlah takut untuk beternak ayam (lagi), karena dengan manajemen yang baik, beternak ayam tidak membutuhkan biaya besar, namun hasilnya cukup signifikan untuk menambah nafkah keluarga. Dengan menggunakan konsep beternak yang baik, yang tujuannya untuk meningkatkan kesehatan ayam, memperbaiki sanitasi dan kebersihan sekitar kandang, yakinlah tidak ada penyakit ( tidak juga flu burung ) yang dapat berkembang biak.

20 comments on “Potensi Usaha Sampingan

  1. Mas Heru Kepik ulat kandangnya percangkir/ons berapa dan lokasi solonya dimana Mas ?

  2. Bibit kepik bsa di dapat dri mana pak..biasa kepiknya itu..ada di kotoran ayam apa kotoran hewan apa

    # Kalau kepiknya tidak ada yang jual pak, yang ada ulatnya. Bisa beli di pasar burung.

  3. bagamana cara fermentasi kotoran ayam pak???
    bgmn cara supaya ulat kandang lebih cepat berkembang
    mohon infonya pak.trimakasih.

    # Yang paling penting adalah menjaga agar kotoran tidak terlalu basah kena air minum atau hujan lalu disemprot dengan EM-4 atau sejenis sampai terfermentasi dengan baik, tandanya kotoran sudah tidak bau dan menjadi remah / berpasir. Untuk mempercepat bisa menambahkan ulat kandang yang dibeli dari pasar burung.

  4. cara mengambil ulat kandang dar kotoranya gi mana pak?terima kasih,burung apa aja yang suka ama ulat kandang?

    # Kalau pakai kotoran yang sudah dipisah dan difermentasi kemudian di tempatkan di wadah tersendiri, cara panen bisa di ayak dengan ayakan kasar dimana yang tertinggal adalah ulatnya. Sedangkan kotoran biasanya akan menjadi lebih remah seperti pasir dan tidak menggumpal sehingga bisa melewati lubang ayakan. Kalau kotoran masih baru sebaiknya diproses dulu dengan difermentasi sampai matang (tandanya kotoran tidak berbau dan sudah dingin kalau dipegang) baru dimasukkan.
    Biasanya ulat kandang cocok diberikan untuk burung berkicau berukuran kecil seperti kutilang, tledekan, dll, sebagai pengganti kroto yang mahal harganya. Dari pengalaman beberapa peternak, ulat kandang aman digunakan sebagai pakan tambahan (extra fooding), dan efeknya sama baiknya dengan pakan kroto atau jangkrik serta tidak membuat gemuk.

Silakan memberi komentar, saran atau pemesanan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s