Menentukan kebutuhan mesin tetas

Seringkali kita kesulitan untuk membeli mesin tetas karena banyaknya tipe mesin tetas berdasarkan kapasitasnya, apalagi jika dana investasi tidak terlalu besar, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis agar efisien. Untuk itu perhatikan langkah-langkah berikut :
– Hitung rata-rata telur yang dihasilkan per minggu (7 hari).
Mengapa per 7 hari? Karena berdasarkan pengalaman, telur tetas terbaik berusia maksimum 7 hari, lebih dari itu akan mengalami penurunan kualitas.
– Hitung kebutuhan mesin tetas berdasarkan kapasitasnya.

Diasumsikan kita mampu menghasilkan telur tetas sebanyak 100 butir per minggu, maka alternatif penggunaan mesin tetas adalah :

Alternatif 1 :
Untuk telur ayam dengan periode penetasan 21 hari (3 minggu) dan menghasilkan 100 telur tiap minggu, maka dibutuhkan minimal 3 mesin tetas berkapasitas 100 telur. Untuk telur bebek dengan periode penetasan 28 hari (4 minggu) diperlukan 4 mesin tetas berkapasitas 100 telur. Kelemahan cara ini adalah dana pembelian mesin tetas akan menjadi besar, namun keuntungannya mudah mengatur penggunaan mesin tetas dan mengurangi kerugian jika salah satu mesin tetas rusak.

Alternatif 2 :
Langsung membeli satu mesin tetas berkapasitas minimal 300 telur / 400 telur bebek atau lebih (berguna untuk pengembangan di kemudian hari), namun harus menggunakan mesin tetas bertipe setter & hatcher, yang mempunyai tempat pemanasan dan penetasan tersendiri. Keuntungannya adalah relatif lebih murah, efisien dan mampu menghasilkan produksi anakan yang lebih banyak. Kerugiannya jika mesin tetas rusak, maka telur juga akan rusak semua, namun hal ini bia dicegah dengan penyiapan suku cadang yang kemungkinan cepat rusak.

Alternatif 3 :
Membeli 1 unit mesin tetas tipe setter (sistem rak telur putar) kapasitas minimal 300 telur / 400 telur bebek dan 1 unit mesin tetas tipe hatcher berkapasitas minimal 100 telur (mesin tetas tipe hatcher biasanya mempunyai tempat telur rata dan tidak bisa diputar). Mesin tetas tipe setter akan memanaskan telur hingga hari ke 18 (hari ke25 untuk telur bebek), kemudian dipindah ke mesin tetas tipe hatcher hingga menetas. Kerugiannya investasi relatif lebih tinggi, namun keuntungannya produksi anakan lebih banyak karena mesin tetas utama (setter) selalu bersih dan bisa digunakan secara kontinyu (waktu penetasan untuk satu periode berkurang 3 – 6 hari).

3 comments on “Menentukan kebutuhan mesin tetas

  1. Boos Ane mau pesan mesin penetasnya.untuk 30 butir telur ayam cemani. Berapa harganya yang FULL otomatis

    # Maaf kami tidak produksi penetas kapasitas 30, jika berkenan silakan menggunakan penetas Aviamax A50d kapasitas 50 telur.

Silakan memberi komentar, saran atau pemesanan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s