Suhu berapa yang pas untuk penetasan?

Menentukan suhu (baca:panas) yang tepat dalam proses penetasan bukanlah hal yang mudah, namun juga tidak terlalu sulit jika kita bisa memahami prinsip-prinsip penetasan.

Panas diperlukan dalam proses penetasan untuk menguapkan uap air (H2O). Uap air yang menempel pada kulit telur akan dipanaskan sehingga hidrogen akan menguap dan menghasilkan oksigen (O2) yang diperlukan untuk metabolisme embrio.

Sebenarnya tidak ada standar panas yang baku karena begitu banyak komponen penetasan yang harus diperhatikan, sehingga mustahil menetapkan nilai yang absolut. Karena itu jangan terpancang pada nilai suhu tertentu untuk menghasilkan penetasan yang baik. Suhu penetasan bisa saja berbeda antara satu daerah dengan daerah lain. Bahkan suhu penetasan di beberapa daerah bisa berbeda meskipun untuk menetaskan satu jenis telur unggas. Hal ini biasanya terkait dengan kondisi cuaca, suhu dan kelembaban setempat, jenis pakan yang tersedia, metode pemeliharaan, dan masih banyak lagi.

Lalu bagaimana menentukan suhu yang pas? Berikut ini adalah hal-hal berkaitan dengan pengaturan suhu berdasarkan pengalaman dan penelitian kami :

- Prinsip utama suhu yang pas adalah telur menetas dengan waktu yang pas pula! Jika telur ayam menetas pada hari ke 20-21 maka suhunya sudah pas. Kalau terlalu cepat menetas, misalnya pada hari ke 18-19, maka suhunya terlalu tinggi dan harus diturunkan. Kalau telur terlalu lambat menetas, misalnya pada hari ke 22 – 23, maka suhunya terlalu rendah, dan harus dinaikkan. Mengatur ulang suhu yang tepat bisa dilakukan dengan menaikkan atau menurunkan per 0,5 derajat dulu, kalau dirasa masih kurang memuaskan bisa disetel lagi. Jika sudah mentok, misalnya sampai suhu terendah 37 dan tertinggi 39 derajat celcius daya tetas tetap rendah, kemungkinan besar berasal dari kelembaban yang kurang pas atau KUALITAS telur tetas tidak bagus. Untuk mengetahui kualitas telur tetas, lakukan proses penetasan dengan tidak lupa melakukan SELEKSI telur menggunakan teropong telur yang tersedia, pada hari ke 3-5, atau usia pertengahan dan 3 hari sebelum menetas. Jika minimal 80% telur menetas pada waktu yang pas, maka gunakan setelah suhu tersebut untuk penetasan selanjutnya.

- Perlu diketahui, tidak ada satupun thermometer yang sama nilainya, meskipun berasaln dari satu pabrik. Karena itu jika memakai satu thermometer dan nilainya sedikit berbeda dengan teori penetasan yang ada, jangan buru-buru untuk menyamakannya. Jika penetas sudah menghasilkan daya tetas yang tinggi, biarkan nilainya apa adanya karena sekali lagi, dalam dunia industri tidak ada pengukuran yang absolut di dunia ini.

- Letakkan thermometer  pada tempat yang tepat, yaitu di atas telur, jangan ditempel di pintu, dekat kaca atau di dinding belakang. Jika mengunakan thermometer / thermostat digital, letakkan sensor panas juga di atas telur. Dari penelitian kami, perbedaan suhu yang terjadi antara peletakan di atas telur dan di dinding belakang bisa mencapai 2 derajat celcius. Biasanya hal terjadi pada penetas telur sistem still air.

- Ada beberapa orang yang melakukan tes suhu pada beberapa titik dalam penetas telur, namun jangan buru-buru menilai kualitas yang buruk untuk penetas telur yang berbeda suhunya pada beberapa titik, karena secara alami pasti akan terjadi perbedaan suhu, dan tidak ada penetas telur, secanggih apapun, yang mempunyai suhu merata secara absolut. Biasanya suhu di tengah akan lebih panas daripada di depan (dekat jendela) atau dekat dinding. Perbedaan juga akan terjadi di bagian atas, tengah dan bawah. Dari penelitian kami, hasil penetasan masih baik asalkan perbedaan suhu tertinggi tidak melebihi 2 derajat celcius, terbaik adalah 0,5 derajat celcius. Penggunaan material aluminium (bukan kawat besi / plastik) untuk rak telur bisa membantu untuk meratakan panas pada telur.

6 comments on “Suhu berapa yang pas untuk penetasan?

  1. Yang trjadi skrg induk bertelur 12 butir, yg menetas hanya 2, apakah yg lain akan ditetaskan oleh induknya?
    Jika tdk ada mesin penetas adakah cara lain untuk menetaskan telur trsbut krna sudah beberapa hari yg menetas hsnya 2 butir?

    # Tidak menetas kemungkinan karena kualitas indukan dan pejantan kurang bagus, pakan kurang bagus atau kondisi cuaca setempat yang berubah-ubah secara ekstrim.

  2. salam kenal pak,sy budi dimagelang.m tanya pak,suhu dan kelembaban yg dibutuhkan dalam penetasan telur burung (murai batu) berapa ya pak?nuwun.mohon balas via sms 085729012030.jarang online pak

    # Suhu penetasan telur burung murai batu sekitar 37-38 derajat celcius, dengan kelembaban 60 – 70 %. Untuk menentukan suhu yang paling tepat silakan melakukan uji coba sendiri dengan mengubah setelan suhu sampai mendapatkan daya tetas serta kualitas piyik terbaik, karena tidak ada patokan pasti, tergantung jenis burung, suhu & kelembaban (iklim) setempat.

  3. terimakasih info nya, penetasan sy mengalami keterlambatan dan banyak gagal tetas. mudah2 kedepan dngan info ini bisa lebih baik. namun penetasan sy bukan ayam tp itik?

    # Penetasan telur itik memang lebih sulit pak, biasanya kegagalan sering terjadi pada saat mau menetas, karena secara alami kulit telur itik lebih tebal dan keras, sehingga anak itik tidak bisa memecahkan cangkang telur dan mati di dalam. Coba beberapa solusi berikut ini :
    – Mengatur pemberian pakan pada itik dengan mengurangi kandungan kalsium (jika beternak sendiri)
    – Memilih telur yang berukuran sedang saja dengan kulit telur bersih dan tidak ada retakan (cek dengan teropong telur).
    – Mengurangi guncangan pada saat transportasi dengan bantalan busa atau beberapa lapis tray kertas.
    – Jangan membeli telur tetas dan mengirim jarak jauh, usahakan tidak lebih dari 2 / 3 jam (mulai sejak keluar penetas dan masuk ke penetas lagi).
    – Menambah kelembaban extra pada mesin tetas terutama pada saat 3 hari menjelang menetas (sekitar hari ke 25), bisa dengan bak air lebih besar dan diberi selembar busa (bisa pakai busa pelapis untuk sofa). Kelembaban sekitar 75 – 80% diukur dengan higrometer.
    – Kalau lambat menetas (lebih dari 29/30 hari) mungkin karena suhunya kurang tinggi (termometer belum tentu akurat).
    Selamat mencoba dan jangan putus asa, semoga bisa membantu.

    – Tugas manusia adalah untuk mencoba dan bukan untuk berhasil -

Silakan memberi komentar, saran atau pemesanan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s